Pages

Kamis, 10 November 2011

logika matematika


Pembelajaran hari ini mengenai logika
Sebelum mempelajari mengenai logika kita harus mengenal pernyataan. Pernyataan mengandung kalimat yang bernilai salah atau benar atau tidak bernilai keduanya. Pernyataan tersebut dapat dikatakan benar apabila sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Perhatikan kalimat berikut
1.       5 + 7 = 15
2.       5 adalah bilangan real
3.       2 adalah bilangan ganjil
Nah pernyataan tersebut dapat bernilai salah atau benar, nah lalu perhatikan penyataan berikut ini :
1.       Siapakah namamu ?
2.       Kapan hari ulang tahunmu ?
Nah pertanyaan tersebut tidak bernilai benar dan tidak bernilai salah.
Dilogika terdapat kalimat terbuka yakni kalimat yang memiliki variabel dan dapat diselesaikan
Contohnya y + 2 = 3
Maka dapat diselesaikan y = - 2 + 3
                                                 y = 1
untuk lebih jelasnya lihat video berikut    
konjungsi
disjungsi
implikasi 
bi implikasi

tugas untuk kalian hari ini adalah kirimkan pernyataan yang bernilai salah, bernilai salah, kalimat terbuka, pernyataan yang tidak bernilai salah dan benar, negasi, konjungsi, disjungsi, implikasi dan bi implikasi. kirimkan ke email saya (ita.pertiwi@sampoernaeducation.net)
Selamat mengerjakan 

sistem persamaan linear dan kuadrat


Pembelajaran hari ini mengenai  sistem persamaan linear dan kuadrat (SPLK)
Bentuk umum dari SLPK ditulis dengan a, b, p, q, dan r merupakan bilangan-bilangan real.
y = ax + b (persamaan linear), sedangkan y = px2 + qx + r (persamaan kuadrat)
Maka ada beberapa langkah untuk menentukan himpunan penyelesaian SLPK :
1.       Subtitusikan persamaan linear y = ax + b kepersamaan kuadrat y = px2 + qx + r
Maka ax + b = px2 + qx + r
Pindah ruaskan agar sama dengan 0 dan x2 tidak bernilai negatif agar lebih mudah menentukan nilai x
px2 + (q – a)x + (r – b) = 0, untuk mendapatkan nilai x dapat menggunakan pemfaktoran atau rumus ABC
2.       Setelah mendapatkan nilai maka subtitusikan ke persamaan y = ax + b atau kepersamaan y = px2 + qx + r, maka akan didaptkan nilai y. Nilai (x,y) merupakan himpunan penyelesaian SLPK.
3.       Untuk menentukan banyaknya anggota himpunan SLPK dapat mengunakan diskriminan
Apabila nilai D = 0, maka himpunan penyelesaian SLPK hanya 1
Apabila nilai D > 0, maka memiliki 2 himpunan penyelesaian
Sedangkan nilai D < 0, maka himpunannya bersifat imajiner.
Contohnya : persamaan y = 2x + 1 dan y = x2 + x -5
Nilai a = 2, b = 1, p = 1, q = 1, r = -5
1.       Subtitusikan maka 2x + 1 = x2 -3 x -5
Pindah ruaskan, x2 + ((-3)-2)x + ((-5) -1) = 0
x2  - 5x - 6 = 0
(x - 6 ) (x + 1) = 0
Maka x1 = 6, x2 = -1
2.       Lalu nilai x subtitusikan ke persamaan
y = 2 (6) + 1           y = 2 (-1) + 1         y = (6)2 - 3 (6) - 5          y = (-1)- 3 (-1) -5
y = 13                     y = -1                      y = 13                             y = -1
maka himpunan penyelesaiannya ={(6, 13), (-1, -1)}
Untuk lebih jelas lagi ayo lihat video ini di klik ya
Nah bagaimana setelah melihat video tersebut Penyelesaian SPLDV dapat dilakukan dengan:
1. Metoda Grafik
a. Bila kedua garis berpotongan pada satu
titik didapat sebuah anggota.
b. Bila kedua garis sejajar (tidak
berpotongan maka) maka tidak didapat
angota himpunan penyelesaian
c. Bila kedua garis berimpit maka didapat
himpunan penyelesaian yang tak
terhingga
2. Metoda Substitusi
Menggantikan satu variabel dengan variabel
dari persamaan yang lain
3. Metoda Eliminasi
Menghilangkan salah satu variabel
Sebelum pembelajaran ini selesai ada soal untuk kamu kerjakan, berkaitan dengan sistem persamaan linear dan kuadrat. Yakni :
1.       persamaan y = -x + 2 dan y = x2 + 1 – 10
2.       persamaan y = -3x - 6 dan y = x2 + 4x + 6
krimkan jawabannya ke email saya ya ( ita.pertiwi@sampoernaeducation.net )
selamat mengerjakan dan semangat :)